LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » Straight News » Peringatan HARDIKNAS 2012–Sekber Rakyat Sulsel

Peringatan HARDIKNAS 2012–Sekber Rakyat Sulsel

        RAKYAT SULSEL PERINGATI HARDIKNAS 2 MEI 2012 DENGAN AKSI MASSA

Massa Aksi Hardiknas 2012Momentum Hardiknas 2 Mei 2012 diperingati oleh elemen masyarakat Sulsel yang tergabung dalam Sekber Perjuangan Rakyat Sulsel dengan melakukan aksi long march dari fly over ke Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Aksi ini diwarnai dengan orasi dari tiap – tiap  organ, pengecetan badan peserta aksi bertuliskan TOLAK RUU PT,  dan parade spanduk serta petaka dr masing-masing organ yang tergabung. ”Tolak RUU PT”, ”STOP KOMERSIALISASI PENDIDIKAN”, itulah tulisan yang tertera di spanduk aksi SEKBER 2 MEI KEMARIN.

Aksi yang dipimpin oleh Surachman yang tidak lain adalah Mahasiswa FMIPA UNHAS dan aktivis FMN MAKASSAR itu berjalan damai meski sempat memacetkan jalan Urip Sumoharjo. Aksi yang diikuti sekitar seratusan orang ini mendapatkan perhatian tersendiri dari masyarakat pengguna jalan akibat uniknya perangkat-perangkat aksi dr para peserta aksi. ”Kita tidak boleh berhenti menyuarakan perlawanan kita kawan-kawan, pemerintah hari ini telah melakukan pengkhianatan terhadap rakyat Indonesia”, teriak Surachman dalam orasinya.

Dikonfirmasi terpisah dari barisan aksi, Reza yang merupakan perwakilan WALHI sulsel ini menyatakan bahwa ”Momentum Hardiknas ini merupakan momentum yang dijadikan simbol perlawanan Rakyat Sulsel dan terutama Mahasiswa Makassar dalam menolak RUU PT dan segala bentuk kebijakan pemerintah yang menjadikan pendidikan semakin mahal dan semakin diskriminatif”. Sama halnya dengan Maula, salah seorang aktivis Lingkar Advokasi Mahasiswa (LAW) UNHAS ini menambahkan bahwa ”rezim penguasa hari ini lebih tunduk pada para kapitalis monopoli  ketimbang memperhatikan nasib rakyatnya.

Momentum Hardiknas tahun 2012 yang diperingati banyak elemen ini meninggalkan pesan bahwa dalam kehidupan sosial, terutama di bidang pendidikan, Rakyat Indonesia masih terus menuntut hak – hak dasar mereka. Terlihat dari belasan petaka peserta aksi, yang beberapa diantaranya dari Lingkar Advokasi Mahasiswa UNHAS (LAW UNHAS) menyatakan ”TOLAK RUU PT, PENUHI 20%APBN U/BIAYA PENDIDIKAN DI LUAR GAJI GURU DAN DOSEN, STOP KEKERASAN AKDEMIK, OTONOMISASI = PELEPASAN TANGGUNGJAWAB NEGARA”, dan beberapa tulisan-tulisan lainnya.

Salah seorang orator LAW Unhas, Nur Hidayah alias Yaya mengagitasi peserta aksi dengan mengajak peserta aksi dan seluruh elemen masyarakat dalam menolak RUU PT dan segala bentuk kebijakan yang menjadikan pendidikan semakin mahal dan diskriminatif. ”Pemerintah hari ini telah buta terhadap nasib kita dan rakyat Indonesia yang tertindas kawan – kawan, pemerintah juga lebih memilih merepresi rakyatnya ketimbang mendengar dan menjalankan tuntutan rakyatnya sendiri” kata yaya dalam orasinya dengan semangat yang tinggi.  Aksi ini dimulai pada pukul 11.30 d bawah fly over dan berakhir sekitar pukul 14.15 di depan kantor Gubernur Sulsel, Jl.Urip Sumoharjo, Makassar.

(nash/lawunhas).

Reportase Foto:

Image

Image

Image

Image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: