LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » 2012 » Juli

Monthly Archives: Juli 2012

Surat Kecaman Terbuka – Peristiwa Ogan Ilir

SURAT KECAMAN TERBUKA

Kepada Yth.

BAPAK KAPOLRI

BAPAK KAPOLDA SUMSEL

Di

-tempat

PERISTIWA PENEMBAKAN OLEH BRIMOB TERHADAP PETANI DI OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN PADA JUMAT 26 JULI 2012

Sehubungan dengan terjadinya penembakan oleh anggota BRIMOB POLDA SUMSEL terhadap para petani dan masyarakat Desa Limbang Jaya Kecamatan Ogan Ilir Sumatera Selatan dengan kasus Sengketa Tanah PTPN VII Cinta Manis yang menyebabkan tewasnya Angga Darmawan, 12 tahun yang mengalami luka tembak di bagian kepala dan meninggal di tempat kejadian serta empat orang lainnya mengalami luka tembak dan dalam kondisi kritis maka LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS mengecam tindakan yang dilakukan oleh Anggota BRIMOB POLDA SUMSEL terhadap masyarakat di Desa Limbang Jaya Kecamatan Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Berbagai Konflik Agraria yang terjadi di Indonesia saat ini sering kali mengakibatkan jatuhnya korban di pihak masyarakat, yang seharusnya dilindungi oleh pemerintah dan aparat. Kasus di Ogan Ilir merupakan contoh bahwa kekuasaan mulai dari tingkat pusat sampai tingkat kabupaten menggunakan aparat bersenjata sebagai alat untuk memperoleh kekuasaan, terutama dalam beberapa konflik agraria., dan herannya sering kali yang berkonflik dengan masyarakat adalah PTPN yang merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam sektor agribisnis namun dalam kenyataannya lebih sering menyerobot tanah milik masyarakat sehingga rentan konflik dengan masyarakat sekitar.

Dengan berdasarkan studi literatur dan fakta yang dikumpulkan maka kami bersama dengan Surat Kecaman ini kami memberikan tuntutan sebagai berikut :

  1. Kepada Kapolri dan Kapolda Sumsel agar mengusut tuntas Kasus Penembakan Masyarakat di Ogan Ilir yang dilakukan oleh anggota BRIMOB POLDA SUMSEL
  2. Mempercepat proses penyelesaian konflik agraria di Ogan Ilir agar tidak terulang kejadian serupa
  3. Mengembalikan tanah masyarakat Ogan Ilir yang diserobot oleh PTPN VII
  4. Menghentikan penggunaan aparat bersenjata dalam penanganan konflik agraria di seluruh Indonesia
  5. Evaluasi seluruh PTPN yang ada di Indonesia, lakukan inventaris tanah dengan melibatkan partisipasi masyarakat untuk mencegah konflik

Demikianlah Surat Kecaman Terbuka ini untuk diperhatikan dan dilaksanakan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih

Wabillahi taufiq wal hidayah

Wassalamualaikum

Makassar, 28 Juli 2012

Lingkar Advokasi Mahasiswa Unhas

Iklan

Kliping: UU Dikti dan Implikasi Penerapannya

Tolak Segala Bentuk Industrialisasi Pendidikan!

Cabut UU PT!

Tolak segala bentuk industrialisasi pendidikan!

 

Reportase Aksi: TOLAK RUU PT! (13 Juli 2012)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Perjuangan!!!

Beberapa organisasi mahasiswa yang terlibat dalam GAWAT RUU PT (Gerakan Mahasiswa Tolak RUU PT) melakukan aksi terkait penolakan pengesahan RUU PT. Aksi ini dinulai pada pukul 11.50 WITA yang berlangsung tepat di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Aksi ini dilakukan dengan orasi-orasi dari berbagai perwakilan organisasi yang beraliansi di GAWAT RUU PT.

Aksi ini berlangsung singkat tetapi mampu menyedot perhatian dari para pengguna jalan. Dalam aksi ini massa aksi yang berjumlah sekitar 20 orang kompak menyuarakan untuk menolak RUU PT yang dinilai liberal dan merupakan pintu masuk bagi investor-investor asing untuk mengkomersilkan dunia pendidikan, khususunya pendidikan tinggi. Tak dapat dipungkiri bahwa RUU PT hanyalah merupakan perwujudan lain dari UU BHP yang telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi karena tidak berpihak pada rakyat.

RUU PT ini juga dinilai oleh berbagai kalangan tidak berpihak pada kegiatan penelitian yang merupakan orientasi utama pengembangan keilmuan perguruan tinggi, tetapi dengan RUU PT ini kewenangan penelitian diambil oleh sepenuhnya oleh kementrian terkait sehingga kebebasan melaksanakan tri dharma perguruan tinggi terhambat.

Setelah berorasi sekitar pukul. 12.20 WITA massa aksi membacakan pernyataan sikapnya  yaitu :

  1. Tolak RUU Pendidikan Tinggi
  2. Tolak Otonomisasi Kampus
  3. Penuhi 20% anggaran pendidikan selain gaji guru dan dosen
  4. Tolak kenaikan biaya pendidikan di kampus
  5. Tolak kekerasan akademik di kampus

Adapun organ-organ yang tergabung di dalam GAWAT RUU PT adalah sebagai berikut:

FRONT MAHASISWA NASIONAL MAKASSAR – BEM FMIPA UNHAS –

LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS – SEMA KELAUTAN UNHAS –

SEMA FE UNHAS – BEM KEHUTANAN UNHAS

%d blogger menyukai ini: