LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » Feature News » Aliansi Mahasiswa Untuk Keadilan; Aksi Pendudukan Dekanat Hari Ke-3

Aliansi Mahasiswa Untuk Keadilan; Aksi Pendudukan Dekanat Hari Ke-3

DSC_0220 Matahari kembali menyinari pelataran fakultas Sastra pagi ini, Rabu (27/3). Kerumunan mahasiswa fakultas Sastra masih terlihat memadati pelataran dekanat dalam aksi pendudukan dekanat. Tuntutan pencabutan segala bentuk sanksi terhadap kelima Keluarga Mahasiswa Fakultas Sastra (KMFS-UH) masih belum menunjukan tanda akan terpenuhi. Seperti pernyataan sikapnya,  solidaritas yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Untuk Keadilan (AMUK) bahwa “Kami Tidak Akan Mundur Sampai Tuntutan Kami Terpenuhi”, maka sampai pada hari ke-tiga pendudukan dekanat barisan mahasiswa ini masih terus bertahan di pelataran dekanat Fakultas Sastra.

Suasana terlihat lengang di pagi itu, namun beberapa petugas keamanan kampus masih terlihat berjaga-jaga di sekitar titik aksi. Massa aksi yang bertahan di dekanat fakultas Sastra tetap terus menyerukan ajakan-ajakan bersolidaritas melalui orasi-orasi ataupun pendekatan-pendekatan persuasif  kepada seluruh KMFS-UH. Sampai mendekati tengah hari, dukungan-dukungan mulai terlihat berdatangan ke lokasi aksi. Mulai dari suplai logistic dari mace-mace kolong, dukungan berupa donasi sukarela dari warga KMFS, dan beberapa massa perwakilan dari fakultas sospol, ekonomi, kehutanan, kelautan, mipa, hukum, juga ikut bergabung kedalam massa aksi.

DSC_6713Ditengah terik matahari yang sangat menyengat, beberapa kawan mencoba memaksimalkan penggalangan massa dengan menggelar aksi teatrikal dan pembacaan puisi di sekitar pelataran sastra. Aksi tersebut cukup menarik perhatian, pada saat aksi berlangsung, keluarga mahasiswa terihat memenuhi lokasi di sekitar titik aksi. Setelah itu, untuk menjaga antusiasme mahasiswa yang berada di sekitar lokasi itu, kawan-kawan melanjutkan dengan membacakan puisi-puisi, dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan untuk mengajak orang-orang bergabung ke dalam aksi solidaritas ini. Usaha tersebut cukup menunjukan hasil yang signifikan karena massa yang bergabung ke dalam lokasi aksi terlihat bertambah.

Sekitar pukul 14:00, ketua Unit Pengawasan Internal (UPI) datang untuk mencari tahu perkembangan situasi. Tak berapa lama setelahnya, salah sekorang pegawai fakultas datang membawakan Surat Keputusan sanksi salah satu kawan yang telah menjalani persidangan,  yaitu kawan Acha, ketua maperwa FS-UH dan memintanya untuk menandatangani SK Sanksi. Sebagai keterangan tambahan, SK ini terbit tanpa memenuhi kelengkapan prosedural Komdis, seperti mekanisme sidang dan kelengkapan administratif sidang. DSC_6709

Kemudian salah seorang anggota komdis yang diutus oleh pimpinan fakultas untuk menyampaikan tawaran negosiasi yang diberikan oleh pihak dekanat. Pendiskusian cukup alot namun belum menghasilkan keputusan. Sementara massa aksi masih tetap mempertahankan barisannya di depan pintu dekanat dan sampai akhir jam kerja di sore hari petugas keamanan masih tetap bertahan dengan jumlah yang cukup banyak di sekitar area fakultas Sastra.

Kami tidak akan membiarkan keadilan direnggut di rumah kami sendiri. Kami akan terus bertahan sampai Tuntutan kami dipenuhi.

Mari bersolidaritas.

Salam Perjuangan !!! Salam Keadilan !!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: