LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Riset & Analisis » APBN 2013 DEFISIT. BETULKAH DEMIKIAN ???

APBN 2013 DEFISIT. BETULKAH DEMIKIAN ???

Isu kenaikan harga BBM sebagai akibat dari dicabutnya subsidi oleh pemerintah bukanlah hal yang baru. Isu ini telah berulang beberapa kali dengan mengkambing hitamkan alasan yang selalu sama. Alasan pertama, Subsidi BBM yang tidak tepat sasaran. Fakta bahwa dilapangan yang menjadi penikmat terbesar dari BBM yang disubsidi bukanlah mereka yang berada pada golongan miskin, melainkan mereka yang bertengger di kelas menengah ke atas. Kedua, APBN yang jebol mengharuskan pemerintah untuk me-nambah utang luar negerinya apabila tetap ingin melanjutkan subsidi BBM. Dalam UU No.17 Tahun 2003, Pasal 12 ayat 3 dijelaskan bahwa defisit anggaran pemerintah hanya boleh menyentuh angka maksimal 3% dari Produk Domestik Bruto. Jika pemerintah tetap melakukan subsidi BBM, maka diperkirakan defisit akan meningkat hingga 3,8% yang artinya telah Ā melanggar UU tersebut.

selengkapnya

Data ini Hasil Kajian dari Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unhas (SEMA FE-UH)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: