LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » SURAT KECAMAN TERBUKA

SURAT KECAMAN TERBUKA

Kepada :
Kepala Negara Republik Indonesia
Kepala Polisi Republik Indonesia
Kepala Polisi Daerah Sul-Sel-Bar
Panglima Kodam VII/Wirabuana

Pada hari kamis 13 november 2014, aparat kepolisian menyerbu masuk kedalam kampus Universitas Negeri Makassar (UNM). Memukul mundur mahasiswa yang sedang melakukan aksi demonstrasi menolak rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM di depan kampusnya. Tidak hanya itu, di dalam kampus, aparat kepolisian melakukan pengerusakan terhadap fasilitas kampus, merusak semua kendaraan yang berada di sekitaran gedung Phinisi UNM, dan memukul rata setiap mahasiswa yang ditemuinya, perempuan ataupun laki-laki. Bahkan wartawan yang berada di lokasi pun tidak lolos dari ke-brutalan aparat. Berita TV maupun online seketika ramai menampilkan foto salah seorang wartawan yang berdarah kepalanya akibat pukulan aparat kepolisian. Aparat kepolisian juga membabi buta menembaki mahasiswa yang sedang menjalani proses perkuliahan di ruang kelas dengan gas air mata, lalu menampar dosen yang sedang mengajar di kelas tersebut. yang paling miris adalah wakil dekan salah satu fakultas di kampus itu pun di seret-seret layaknya saat polisi menyeret seorang kriminal.
Selang sehari setelah kejadian itu, beberapa polisi yang diperiksa mengaku bahwa tindakan tersebut adalah atas perintah atasan yang terkena anak panah saat bertugas mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa. Fakta lain terkuak di media beberapa hari setelahnya. Polisi berhasil menangkap seorang bocah SMP yang telah dipastikan sebagai pelaku pemanahan. Bocah itu juga mengaku bahwa polisi menyuruhnya membawa busur untuk memanahi mahasiswa yang sedang melakukan demonstrasi.
Belum selesai sampai di situ, Jauh-jauh hari sebelumnya, Pada tanggal 27 oktober 2014, aparat kepolisian juga terlibat dalam peristiwa di Takalar saat PTPN berusaha merebut tanah-tanah milik petani yang menjadi anggota dalam Serikat Tani Polongbangkeng (STP) Takalar. Dengan persenjataan lengkap, mengawal PTPN melakukan perebutan lahan petani, bahkan—data terakhir yang kami peroleh—polisi juga menangkapi dua (2) orang anggota STP Takalar tanpa melalui prosedur yang jelas.
lagi, pada tanggal 6 November 2014, polisi menembakan peluru karet kepada mahasiswa Universitas Indonesia Timur yang sedang melakukan aksi demonstrasi menolak rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM. Dalam deretan aksi demonstrasi setelahnya yang dilakukan oleh berbagai kampus dimakassar, beberapa stasiun TV nasional maupun lokal menayangkan ulah polisi yang sedang melakukan pemukulan brutal terhadap mahasiswa yang berdemonstrasi. Bahkan beberapa pimpinan mahasiswa dan puluhan mahasiswa lainnya pun ditangkap saat sedang melakukan demonstrasi.
Lebih ironis lagi, dari serangkaian peristiwa tidak-biasa seperti di atas, pemerintah pusat belum juga mengambil langkah yang tegas atau sekedar mengeluarkan pernyataan untuk merespon resonansi gerakan sosial di Makassar yang kian membesar. Pemerintah tidak pernah memberi informasi memadai untuk memberi pemahaman yang merata dan merakyat kepada seluruh lapisan masyarakat. Informasi mengenai kebijakan pemerintah mengenai subsidi BBM hanya dapat diakses dan dipahami oleh kalangan berpendidikan.
Di tempat berbeda, Selasa 18 November 2014. Pukul 23:40 WITA, mahasiswa yang sedang beraktifitas bergegas mengosongkan kampus karena mendengar kabar bahwa anggota TNI (Cavaleri) hendak melakukan penyisiran dikampus. Berdasarkan risil media, anggota TNI hendak mencari pelaku kerusuhan di pintu satu UNAHS sore tadi. Sekelompok masyarakat yang mayoritas seusia anak SMA menyerang beberapa mahasiswa UNHAS yang sedang melakukan aksi demonstrasi. Sampai ekskalasi bentrok semakin tinggi, polisi tidak terlihat mengamankan situasi demonstrasi. Akibatnya, dua mahasiswa terkena busur dan dilarikan ke UGD. Sampai tengah malam, data dari salah satu media kampus UNHAS, 15 sepeda motor mahasiswa terbakar dan 2 mobil dirusak. Masjid kampus juga ikut dirusak oleh ‘warga’.
Dari serentetan fakta peristiwa yang telah dipaparkan, kami LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN;

1.DENGAN KERAS MENGECAM SEGALA BENTUK TINDAKAN BRUTAL YANG DILAKUKAN OLEH APARATA KEPOLISIAN TERHADAP MASYARAKAT PETANI POLONGBANGKENG TAKALAR, DAN MENUNTUT AGAR APARAT KEPOLISIAN SEGERA MENARIK PASUKANNYA YANG BERSENJATALENGKAP DARI TANAH MILIK PETANI.

2.DENGAN KERAS MENGECAM SEGALA BENTUK TINDAKAN BRUTAL APARAT KEPOLISIAN TERHADAP MAHASISWA YANG MELAKUKAN AKSI DEMONSTRASI MENOLAK PENGURANGAN SUBSIDI BBM

3.DENGAN KERAS MENGECAM TINDAKAN BARBAR APARAT KEPOLISIAN YANG MEMBATASI RUANG-RUANG PENYAMPAIAN ASPIRASI LANGSUNG OLEH MAHASISWA.

4.DENGAN KERAS MENGECAM TINDAK PELECEHAN APARAT KEPOLISIAN YANG TELAH MENCIDERAI INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI.

5.DENGAN KERAS MENGECAM PEMIMPIN NEGARA YANG MELAKUKAN PEMBIARAN ATAS SITUASI GEJOLAK SOSIAL YANG TERJADI DI MAKASSAR

6.DENGAN KERAS MENGECAM PEMIMPIN NEGARA YANG TELAH MENGORBANKAN CITRA INSTITUSI PENDIDIKAN DAN KEPOLISIAN DALAM POLEMIK RENCANA KEPUTUSAN MENGURANGI SUBSIDI BBM.

7.DENGAN KERAS MENGECAM APARAT KEPOLISAN YANG MELAKUKAN PEMBIARAN ATAS TINDAK PENGERUSAKAN YANG DILAKUKAN OLEH PIHAK YANG MENGATASNAMAKAN DIRI WARGA DI DALAM AREA KAMPUS UNHAS.

8.MENUNTUT AGAR APARAT TNI MENGHENTIKAN PENYISIRAN DI DALAM KAMPUS UNHAS.

9.MENGECAM KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG MENAIKKAN HARGA BBM SEBAGAI SEBAB DARI BERBAGAI TINDAK KEKERASAN DAN PENGERUSAKAN OLEH APARAT KEPOLISIAN BESERTA PREMAN.

Iklan

3 Komentar

  1. ontaidiota berkata:

    Reblogged this on Onta-Idiota and commented:
    Kami Menggugat!

    Suka

  2. Latif Lf berkata:

    Reblogged this on Latif Lf and commented:
    Polisi, bergerak pahit dibalik manisnya seragam mu !!

    Suka

  3. yudha berkata:

    MENGECAM TINDAKAN BAR-BAR ANARKIS KRIMINAL MELANGGAR HAM DARI MAHASISWA TERHADAP MASYARAKAT DI
    1. TAMALANREA DAN SEKITARNYA
    2. JL ALAUDDIN DAN SEKITARNYA
    3 JL PETTARANI DAN SEKITARNYA
    4. JL RAPPOCINI DAN SEKITARNYA
    5. JL URIP SUMIOHARJO DAN SEKITARNYA.
    JANGAN BERTERIAK HAM ! TAPI KALIAN MELANGGAR HAK ASASI KAMI!
    ATAS NAMA MASYARAKAT KORBAN KEGANASAN MAHASISWA MAKASSAR
    KAMI MENDOAKAN SEMOGA KALIAN SEMUA DI TIMPAKAN AZAB YANG PEDIH BERUPA PENGANGGURAN SEUMUR HIDUP !

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: