LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » “Kami berduka di tengah amarah yang belum juga mereda”; Sebuah Reportase

“Kami berduka di tengah amarah yang belum juga mereda”; Sebuah Reportase

IMG_20141129_202641

“Malam ini kami mengirimkan belasungkawa atas meninggalnya Muhammad Arif, warga Pampang yang juga bergabung bersama mahasiswa UMI untuk menyuarakan keberatannya atas kebijakan pemerintah”

Aksi belasungkawa malam ini (29/11) dilaksanakan di pintu satu UNHAS dan dihadiri sekira tiga puluh orang mahasiswa gabungan dari beberapa organisasi di UNHAS; UKPM UNHAS, LAW UNHAS, BEM FS-UH, SEMA FE-UH, Front Mahasiswa Nasional dan mahasiswa yang bergabung atas inisiatif sendiri. Pukul 20:00 WITA, aksi damai puluhan mahasiswa UNHAS itu diisi dengan beberapa varian simbolis yang cukup memaksa para penngguna jalan terus menengok kearah demonstran. Diantaranya, menabur bunga di hadapan foto Muhammad Arif, korban tewas dalam aksi demonstrasi di UMI, 27 November lalu. Selain itu setiap peserta yang hadir juga menyampaikan ungkapan belasungkawanya kepada Muhammad Arif warga Pampang.

IMG_20141129_202729
Selain larut dalam suasana duka, mahasiswa yang hadir dalam aksi tersebut juga menyampaikan kecaman dan kekecewaannya terhadap perlakuan aparat kepolisian yang sudah melewati batas, serta kebijakan pemerintah yang menjadi titik api dari segala gejolak sosial yang terjadi di dalam negeri, terkhusus di makassar. Mereka juga menyampaikan protes mereka dalam bentuk simbolis memakamkan lambang Kepolisian Republik Indonesia sebagai tanda bahwa fungsi kepolisian untuk mengayomi dan melayani masyarakat telah mati, dan berbalik menjadi ancaman bahaya bagi masyarakat dan mahasiswa yang ingin menyuarakan aspirasinya. Lagu-lagu perjuangan serta lantang teriakan sumpah mahasiswa tidak luput menegiringi semangat mereka yang hadir dalam demonstrasi.

IMG_20141129_205139
Tepat pukul 21:15, puluhan mahasiswa UNHAS yang melakukan demonstrasi tersebut membubarkan diri layaknya sebuah acara pemakaman. Secara bergantian menabur bunga lalu meninggalkan makam “lambang institusi POLRI” dengan lilin menyala yang mengelilinginya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: