LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » Straight News » REPORTASE: TOLAK UKT, MAHASISWA UNHAS MELAKUKAN AKSI DEMONSTRASI

REPORTASE: TOLAK UKT, MAHASISWA UNHAS MELAKUKAN AKSI DEMONSTRASI

Kamis (19/03), tidak kurang dari 150 orang massa yang tergabung dalam aliansi unhas bersatu kembali melakukan aksi demonstrasi di depan gedung rektorat Universitas Hasanuddin. Dalam aksi kali ini mereka menuntut pencabutan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan transparansi penggunaan anggaran Unhas. Pemberlakuan sistem UKT yang diberlakukan, dianggap sebagai suatu bentuk pengkastaan dalam dunia pendidikan karena setiap mahasiswa membayar uang kuliah berdasarkan golongan-golongan yang ditentukan oleh besarnya pendapatan orangtua. Selain itu, perbedaan jumlah pembayaran setiap golongan UKT yang berbentuk subsidi silang dianggap melepaskan peran negara dalam subsidi pendidikan dan menyerahkannya kepada orang-orang kaya untuk mensubsidi yang miskin.

Sejak diberlakukJpegan di unhas tahun 2013 lalu, UKT menuai banyak kejanggalan dalam prosesnya. Dalam pelaksaan sistem UKT, setiap mahasiswa harusnya hanya dipungut biaya SPP tanpa pembayaran biaya-biaya lainnya. Namun kenyataannya beberapa mahasiswa masih dipungut biaya lain. Contohnya mahasiswa Fakultas MIPA Unhas masih dibebankan biaya praktikum. Disamping itu, di beberapa fakultas juga masih diwajibkan membeli buku untuk beberapa mata kuliah.

Massa aksi mulai berkumpul di depan gedung PB UNHAS pada pukul 12.30 wita. setelah massa aksi terkumpul koordinator aksi mulai mengarahkan massa aksi menuju gedung rektorat sambil menyanyikan lagu darah juang. Sesampainya di depan gedung rektorat, massa aksi langsung membentangkan spanduk dan petaka kemudian bersama-sama menyanyikan lagu mars unhas. Setelah itu beberapa massa aksi mulai menyampaikan orasinya.

Kali ini massa aksi disambut oleh pimpinan universitas dalam hal ini wakil rektor I, II dan III. Massa aksi menuntut rektor unhas untuk menemui massa aksi dan berdialog mengenai tuntutan massa. Akan tetapi, massa aksi tidak berhasil menemui rektor unhas Jpegyang kabarnya sedang berada di Jakarta. Pada kesempatan itu, pihak rektorat memberi kesempatan kepada massa aksi untuk melakukan tanya-jawab terkait permasalahan UKT. Ihwal pembebanan biaya lain kepada mahasiswa dan penetapan kuota minimal 5% bagi golongan I dan II, dipertanyakan oleh beberapa massa aksi. Akan tetapi jawaban yang dipaparkan oleh wakil rektor II tidak sesuai dengan pertanyaan yang diajukan. Seringkali berputar-putar dan kurang jelas.

Tidak puas dengan jawaban pihak rektorat, massa aksi pun menuntut agar pihak rektorat mau membuka ruang diskusi dengan para mahasiswa berkaitan dengan pelaksanaan UKT dan transaparansi penggunaan anggaran Unhas. Setelah bernegosiasi dengan massa, pihak rektorat pun sepakat untuk membuka ruang diskusi pada minggu depan. Selain itu, pihak rektorat yang diwakili oleh WR2 menghimbau kepada mahasiswa untuk membuat laporan tertulis yang ditujukan langsung kepada pimpinan universitas apabila terdapat kejanggalan dalam pelaksanaa sistem UKT. Aksi ini ditutup dengan penyerahan surat tuntutan kepada WR1.

Iklan

2 Komentar

  1. Fachrurrozi berkata:

    Mantaaap kawan2 Unhas. Ini Oji dari Unsoed. Ada nomor kontak yang bisa dihubungi kah untuk tanya2 masalah aksi di Unhas?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: