LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » KAMPUS MAKIN SEPI, KAMPANYE TAK BOLEH MATI

KAMPUS MAKIN SEPI, KAMPANYE TAK BOLEH MATI

“Pendidikan bukan barang dagangan kawan-kawan!”. Kalimat itu bukan diucapkan oleh seorang perempuan bergelar professor yang menjabat sebagai rektor, kalimat itu milik seorang gadis sekaligus orator. Bedanya, kalau rektor menjual kampus kepada pemilik modal, gadis itu justru membersihkan pikiran orang-orang kotor, seperti rektor barangkali, bahwa kampus memang bukan untuk dijual. Kampus, yah, tempat yang harusnya dapat diakses oleh semua orang untuk mencari dan memperoleh ilmu.

Jumat 5 Juni 2015, sIMG_20150605_162203ekitar pukul 15:05 WITA, bersama kurang lebih 40 orang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam PECAT (Pergerakan Cabut UU-PT), gadis itu menyuarakan protesnya atas Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU-PT) di tugu Tridharma Universitas Hasanuddin. Kampanye yang berlangsung selama hampir dua jam itu, dilengkapi dengan spanduk berisi tuntutan dan alasan menolak UU-PT.

Selama kampanye berlangsung, massa aksi berbaris disepanjang jalan menuju tugu Tridharma sembari memegang spanduk tuntutan. Sementara itu, jenderal lapangan yang keduanya merupakan seorang perempuan, berganti-ganti menyuarakan protesnya dengan masing-masing ketua organ.IMG_20150605_154658

“Meski musim libur telah tiba, kampus makin sepi, bukan halangan bagi kita untuk tetap mengkampanyekan penolakan kita terhadap UU-PT”. Ucap salah seorang orator. Beberapa menit berselang, orator selanjutnya mengungkapkan bahwa “UU-PT adalah akar UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang membuat biaya kuliah semakin mahal!”. Walaupun telah dimoratoriumkan, UKT tetap saja timpang. Karena pada dasarnya, sistem ini membatasi jumlah akses mahasiswa dari kalangan yang kurang mampu dengan dalih subsidi silang.

Aksi ini pun berakhir pada pukul 16:50 dengan pembacaan doa yang berisi “Jernihkanlah pikiran-pikiran kotor pejabat negara dan kampus yang telah menjual pendidikan tinggi sekaligus membatasi akses mahasiswa yang kurang mampu”. AMIN!

Iklan

1 Komentar

  1. akmalashar berkata:

    Reblogged this on khaerul.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: