LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » MAHASISWA UNHAS MENOLAK PEMBERLAKUAN JAM MALAM

MAHASISWA UNHAS MENOLAK PEMBERLAKUAN JAM MALAM

Gema teriakan mahasiswa kembali terdengar di kampus Universitas Hasanuddin. Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Unhas Bersatu kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung rektorat Unhas pada selasa (8/12) siang dengan jumlah massa aksi lebih dari 200 orang. Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap razia pengosongan sekretariat Lembaga Kemahasiswaan (LEMA) yang dilakukan oleh pihak rektorat pada malam sebelumnya.1449576577361.jpg

Pada tengah malam sebelumnya, wakil rek
tor 3 bidang kemahasiswaan beserta staf dan puluhan polisi serta TNI melakukan razia jam malam di seluruh sekretariat LEMA di Unhas. Dalam penyisiran tersebut, pihak rektorat memaksa para mahasiswa yang berada di sekretariat LEMA untuk segera mengosongkan sekretariatnya.

Razia jam malam yang melibatkan aparatus non-kampus membuat mahasiswa geram dan melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan. Aksi demonstrasi tersebut dimulai selepas dzuhur dengan berkumpul di depan gedung perpustakaan unhas. Massa aksi yang terkumpul kemudian bergerak ke depan gedung rektorat. Orasi politik terus menerus diteriakkan secara bergantian. Massa aksi sempat memaksa masuk karena pihak rektorat tidak kunjung menemui mereka.

Akhirnya setelah menunggu selama lebih dari setengah jam wakil rektor 3 bidang kemahasiswaan keluar menemui massa aksi. Dalam keterangannya WRĀ  III Unhas mengatakan bahwa razia malam dilakukan terkait dengan aturan kampus yang melarang mahasiswa beraktivitas di dalam kampus pada pukul 10 malam hingga pukul 6 pagi. Selain itu, razia ini juga dikaitkan dengan keributan yang sempat terjadi ant1449576590583.jpgarmahasiswa pada malam sebelumnya. Menurutnya aktivitas malam hari dikampus punya potensi untuk memicu keributan.

Terkait dengan masuknya aparat Polisi dan TNI dalam razia, WR III mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah keinginan pihak unhas. Keterlibatan polisi dan TNI merupakan buntut dari pelanggaran yang terjadi akibat keributan antarmahasiswa sebelumnya. Sehingga keterlibatan mereka adalah untuk menjaga ketertiban dan aset negara yang ada di kampus unhas.

Keterangan WR III tersebut justru kembali mengundang banyak pertanyaan dan sanggahan. Jika keributan yang terjadi sebelumnya hanya dalam lingkup dua fakultas saja maka tindakan pengosongan semua sekretariat LEMA merupakan bentuk overgeneralisasi. Selan itu, kegiatan malam yang dianggap punya potensi memicu keributan juga tidak berdasar. Sejauh ini kegiatan malam hari di sekretariat LEMA dijalankan untuk keperluan memajukan LEMA yang ada. Adapun keributan yang terjadi tidak ada hubungannya dengan aktivitas LEMA di malam hari.

Selain itu, keterlibatan polisi dan TNI tetap saja tidak diterima oleh massa aksi. Jika memang dikatakan bahwa kehadiran mereka karena peristiwa yang terjadi sebelumnya maka apa kepentingan mereka untuk terlibat dalam penyisiran yang dilakukan oleh pihak rektorat. Tidah hanya itu, pihak birokrasi kampus juga tidak mempertimbangkan aspek psikologis mahasiswa jika penyisiran yang dilakukan melibatkan polisi dan TNI.

Setelah mendengar keterangan yang diberikan oleh WR III pimpinan aksi membacakan surat pernyataan sikap Aliansi Unhas Bersatu. Dalam surat pernyataan tersebut Aliansi Unhas Bersatu menolak razia jam malam yang dilakukan karena beberapa hal yaitu, tidak adanya komunikasi secara resmi sebelumnya, keterlibatan polisi dan TNI, ancaman represif secara akademis, dan perintah pengosongan sekretariat LEMA.

Aksi demonstrasi ini diakhiri dengan pegucapan sumpah mahasiswa dan pembacaan doa. Massa aksi pun membubarkan diri pada pukul setengah 4 sore.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: