LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » JANGAN CENTANG KATEGORI INI » Politik Cerdas Berintegritas

Politik Cerdas Berintegritas

Oleh LAW Unhas

_temp_1474625347580.jpg

Salam anti korupsi!

Direktorat Pendidikan dan Pelayanan  Masyarakat, Kedeputian Pencegahan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dan  Yayasan Satunama Yogyakarta pada tanggal 19 September 2016 resmi membuka Kelas Politik Cerdas Berintegritas di Hotel Grand Asia Makassar. Kegiatan yang merupakan tahap awal dari program dukungan pembentukan integritas bagi masyarakat politik ini, diadakan di sembilan provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Papua Barat. Adapun kegiatan ini melibatkan 25 orang dari tingkat siswa dan 25 orang  dari tingkat mahasiswa dan akan berlangsung hingga hari Jumat tanggal 25 September 2015. Pada awalnya pembukaan kegiatan ini dijadwalkan untuk dibuka oleh ketua KPK namun pada saat kegiatan beliau harus diwakili sehubungan dengan adanya kasus terbaru yang harus ditangani oleh KPK.579.jpg

Penyelenggaraan kelas politik ini dilatarbelakangi oleh keresahan akan krisis integritas dalam ranah politik di Indonesia. Dengan tema “Mewujudkan Negeri tanpa Korupsi”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memberikan pendidikan demokrasi dan politik sejak usia muda dengan asumsi bahwa generasi yang akan menjadi aktor politik di masa mendatang adalah generasi muda yang ada saat ini. Hal ini dituangkan dalam berbagai pokok materi yang  dipersiapkan setelah melalui berbagai pertimbangan, meliputi materi Etika, Integritas dan Korupsi, Demokrasi, Sistem Pemilu dan Kepartaian, Akuntabilitas Sosial, Politik dan Korupsi, Ekonomi Politik Korupsi, Pengelolaan Konflik Kepentingan, Korupsi dalam Perspektif Feminisme, serta Komunikasi Politik dan Penguatan Jejaring. Materi-materi tersebut dibawakan oleh dosen dan pengajar dari berbagai universitas dan lembaga di Indonesia, di antaranya Prof. Dr. Kacung Maridjan, guru besar Universitas Airlangga yang juga merupakan mantan Dirjen Kebudayaan serta Yeni Sucipto, Sekjen FITRA Jakarta.578.jpg

Proses pembelajaran yang dijalankan dalam kelas politik tersebut menggunakan model pembelajaran yang partisipatif, aktif, dinamis, kreatif, inovatif serta didukung oleh penciptaan suasana gembira agar setiap proses dapat berjalan maksimal. Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah penghasilan kader-kader politik muda yang memiliki pengetahuan tentang politik cerdas berintegritas serta memiliki keterampilan tersebut dan kesadaran untuk mengaplikasikan juga membangun jejaring antar kader. Pelaksanaan kelas politik tersebut memberi harapan baru terutama bagi para peserta kelas yang merupakan aktivis dalam berbagai organisasi, seperti yang diungkapkan oleh St. Nuriyah Jumrah dari STISIP Sinjai yang mengatakan bahwa rekonstruksi paradigma politik generasi muda adalah solusi masa depan demokrasi. Pada akhirnya setiap proses yang dilalui oleh para kader politik muda ini diharapkan dapat membawa angin perubahan dalam penciptaan negeri yang bebas dari korupsi.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: