LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » Parade Satir; Perlawanan Simbolik atas Tindakan Represif.

Parade Satir; Perlawanan Simbolik atas Tindakan Represif.

2017-01-19-20-18-47Menindaklanjuti kekerasan aparat birokrasi kampus pada aksi tolak PTNBH (16/01/17), Aliansi Unhas Bersatu melaksanakan parade satir stop kekerasan dengan berkeliling ke beberapa fakultas di Unhas. Pukul 12:50 di bawah terik matahari, massa aksi mulai bergerak dari Gedung Ipteks menuju Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Setelah beberapa saat mempertunjukan poster aksi yang terkalungkan di leher para partisipan, massa aksi yang berjumlah sekira 50 orang, mulai bergerak Ā menuju area Saintek (Teknik, MIPA, Farmasi), titik aksi selanjutnya. Di perjalanan menuju fakultas teknik, salah seorang partisipan aksi melihat anggota satuan pengamanan kampus tak berseragam datang mengawasi dan mengikuti partisipan aksi. Partisipan aksi dengan poster bertuliskan ā€œstop kekerasanā€ yang terkalungkan di lehernya tampak menarik perhatian mahasiswa dan pegawai yang berada di sana.

Pada saat yang sama, siang itu, Unhas menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi yang dihadiri 11 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum yang diadakan di Swiss Bell Inn Makassar. Selang beberapa waktu, sekitar 13:20, massa aksi beristirahat di sekitaran kantin fakultas pertanian dan kehutanan selama beberapa saat sebelum melanjutkan kembali perjalananan ke Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dan Gedung Pascasarjana. Meski kampus masih lengang, partisipan aksi tetap bersemangat menyuarakan aspirasi. Selanjutnya, pukul 13:42 massa aksi tiba di area Medikal (Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran Gigi).

Lima menit kemudian, massa aksi berkeliling di sekitar kantin Gedung MKU. Kemudian dilanjutkan ke pelataran Fakultas Sospol lalu Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Budaya. Pukul 14:30 massa aksi tiba di gedung rektorat. Disana massa aksi berparadeā€”satirā€”dengan berbaris dan membentuk formasi tertentu sembari memamerkan poster yang dikalungkan di leher para partisipan sebagai tanda protes kepada Ibu Rektor atas status baru Unhas sebagai PTNBH dan tindak kekerasan aparat keamanan dan birokrasi kampus di aksi senin, 16 Januari, kemarin.

Pukul 14:33 massa aksi tiba di tugu Unhas, di tugu yang berbentuk piramida tersebut massa aksi duduk mengelilingi tugu sembari tanpa lelah mengkampanyekan sikap menolak segala bentuk tindak kekerasan di kampus Unhas kepada pengguna jalan yang melintas. Bagi mereka, tindakan aparat keamanan kampus kepada mereka ibarat menikam rahim yang sedang mengandung anak-anak masa depan. Mahasiswa adalah pengemban amanah almamater. Namun, sungguh ironis mendengar kabar bahwa nyala merah almamater UNHAS justru ditempatkan di bawah sepatu laras satpam kampus.

Menjelang sore, partisipan aksi kemudian bergerak menuju Gedung Ipteks untuk melakukan konferensi pers bersama media. Dalam konfrensi pers yang berdurasi sekitar sepuluh menit, beberapa perwakilan lembaga mahasiswa di tingkat fakultas yang tergabung dalam Aliansi Unhas Bersatu menyampaikan pernyataan sikapnya; mengecam tindakan para birokrat kampus yang mengekang kebebasan menyampaikan aspirasi mahasiswa; mengecam tindakan para birokrat dan petugas keamanan kampus yang kerap melakukan tindakan kekerasan terhadap massa aksi Aliansi Unhas Bersatu; menuntut kepada pihak berwenang untuk menindaklanjuti pelanggaran terhadap Hak Mahasiswa; serta menuntut media cetak dan media elektronik yang memberitakan Aliansi Unhas Bersatu saat berunjuk rasa menolak kedatangan menteri KEMENRISTEK-DIKTI untuk merevisi pemberitaannya.

Karena diam bukan lagi emas, maka mari melawan tindak kekerasan aparat kampus.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: