LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » Berita Advokasi » Feature News » PROSES HUKUM MASIH BERJALAN, TNI AD “NGOTOT” MENGGUSUR WARGA

PROSES HUKUM MASIH BERJALAN, TNI AD “NGOTOT” MENGGUSUR WARGA

Oleh Muhammad Amri Murad

IMG_20170318_140153.jpg

”Tidak ada patriotisme tanpa kemerdekaan; tak ada kemerdekaan tanpa kebajikan dan tiada kebajikan tanpa warga; dengan menumbuhkan kewargaan, engkau memiliki segala yang kau butuhkan; tanpa warga, engkau tak punya apa-apa selain para budak yang direndahkan harkatnya”

(Jean-Jacques Rousseau)

Keterlibatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam menggusur warga kelurahan bara-baraya sesegera mungkin patut dipertanyakan. Pasalnya, tanah dan bangunan yang akan digusur tersebut masih dalam proses hukum di pengadilan. Artinya, status kepemilikan tanah di kelurahan bara-baraya belum memiliki kekuatan hukum tetap (in kracht van gewijsde) . Maka tidak ada satupun pihak, bahkan TNI sekalipun yang berhak melakukan penggusuran di tanah sengketa tersebut.

Di lain pihak, Kepemilikan tanah oleh warga dibuktikan dengan Akta Jual Beli dan sertifikat hak milik. Namun, pihak TNI AD tetap bersikukuh tidak mengakui bukti tersebut. Padahal, bukti-bukti yang dikumpulkan dari Badan pertanahan Nasional Kota Makassar dan beberapa sumber lainnya menguatkan posisi warga sebagai pemilik yang sah.

Secara kronologis, setelah dikeluarkannya Surat Peringatan Kedua ( SP II ) tertanggal 6 Maret 2017, pihak Kodam melanjutkan ketidakpatuhannya pada proses hukum yang dijalani warga baraya dengan mengeluarkan Surat Peringatan Ketiga ( SP III ) pada tanggal 15 Maret 2017. Surat tersebut diterima warga pada hari Jumat, 17 Maret 2017 sekitar pukul 20.00 via kurir Kantor Pos Indonesia. Kejanggalan pun tersemat di agenda pengiriman SP II dan SP III ini, pihak Kodam tidak pernah mengantarkan surat tersebut secara langsung.

 

Rantai Perjuangan Bara-baraya

Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) digelar pada 15 Maret 207 bersama anggota DPRD, Pemerintah Kota Makassar, Kodam VII Wirabuana, warga bara-baraya, Pihak BPN Makassar serta pihak-pihak terkait. Rapat tersebut menghasilkan rekomendasi agar pihak Kodam menahan diri dalam segala tindakan kontra produktif seperti menggusur sebelum keluarnya putusan persidangan yang berkekuatan hukum tetap.

Kunjungan warga bara-baraya ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar sehari setelah RDP juga menghasilkan angin segar. Pihak BPN mengatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya hanya mempunyai data mengenai sertifikat atas nama Moedhinoeng Dg. Matika, tidak ada sama sekali kepemilikan tanah a.n H. Achmad Andi Umar yang menjadi klaim pihak Kodam. Perbedaan data tersebut justru memberatkan pihak Kodam karena nama yang sering disebut sebagai pemilik sah (H. Achmad Andi Umar) adalah nama fiktif.

Ada juga hal yang cukup menjernihkan masalah kepemilikan tanah warga ketika warga berada di Kantor BPN.  Menurut pihak BPN, warga bisa langsung mengonversi bentuk kepemilikan tanah yang tadinya Akta Jual Beli ( AJB ) menjadi Serifikat Hak Milik ( SHM ). Itu menandakan bahwa surat-surat yang dimilki warga adalah surat-surat yang sah karena datanya jelas dan secara langsung menggugurkan tuduhan pihak Kodam akan keabsahan data warga.

“Apapun caranya, bahkan nyawa sekalipun akan kami korbankan” kobar semangat seorang warga

Seperti ungkapan Rousseau di awal tulisan ini, kebajikan warga hanya akan terwujud jika penguasa mampu menjamin keadilan bagi warganya. Tanpa kebajikan warga, maka sebuah negara tidak pantas dikatakan merdeka. Maka, tanpa kemerdekaan, negara hanya akan menjadi kaki tangan para kapitalis nan serakah.

Hingga detik ini warga bara-baraya didukung oleh seluruh elemen masyarakat masih bertahan sekuat tenaga menghentikan kedzaliman militer. “Apapun caranya, bahkan nyawa sekalipun akan kami korbankan” kobar semangat seorang warga. Semangat tersebut muncul dari kesadaran akan kesemena-menaan militer yang tak kunjung punah dari masa ke masa.

Tuhan bersama orang-orang yang berjuang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: