LINGKAR ADVOKASI MAHASISWA UNHAS

Beranda » 2015 » Juli

Monthly Archives: Juli 2015

Walk Out Warnai Sosialisasi PTN-BH di Unhas

1435932839346

Pemaparan PTN-BH oleh Pihak Unhas

Perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) merupakan salah satu turunan dari UU no.12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi tepatnya pada Pasal 65. Perguruan tinggi yang berstatus PTN-BH memiliki otonomi dalam pengelolaan akademik maupun non-akademik termasuk dalam pengelolaan anggaran. Unhas merasa bangga dengan status ini karena hanya ada 11 dari ribuan universitas yang mampu menyandang status PTN-BH.

Seperti yang kita ketahui Unhas telah berubah status menjadi PTN-BH sejak ditandatanganinya peraturan pemerintah (PP) no. 82 tahun 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 Oktober 2014. Unhas dianggap layak oleh Dikti untuk menyandang status PTN-BH karena dianggap telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan yaitu mutu akademik, tata kelola, program afirmasi dengan masyarakat kurang mampu (beasiswa), dan prestasi mahasiswa.

Setelah menyandang status PTN-BH, salah satu langkah yang dilakukan pihak birokrasi Unhas untuk menyampaikan perubahan status dari BLU menjadi PTN-BH adalah melakukan sosialisasi kepada civitas akademika di Unhas. Sosialisasi tersebut dilakukan pada jumat, 3 juli 2015 di gedung ipteks Unhas.  Di awal sosialisasi tersebut sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Unhas Bersatu memilih untuk melakukan aksi walk out dari forum. Alasannya karena sosialisasi yang dilaksanakan tidak pada waktu yang tepat yaitu ketika mahasiswa sedang memasuki masa liburan dan KKN sehingga sosialisasi yang dilaksanakan jauh dari esensi sosialisasi itu sendiri.

1435932816459

Kurangnya peserta sosialisasi

Sebelum keluar dari ruangan salah seorang perwakilan aliansi unhas bersatu melakukan interupsi. Mantan wakil rektor 3 unhas Ir.Nasaruddin Salam yang saat itu menjadi pembicara mempersilahkan perwakilan tersebut untuk berbicara. Perwakilan aliansi Unhas Bersatu kemudian membacakan pernyataan sikap mengenai sosialisasi yang berlangsung. Salah satu isi dari pernyataan sikap tersebut yaitu anggapan bahwa Unhas tidak pernah transparan dalam hal penetapan aturan atau regulasi yang akan ditetapkan di internal Unhas.

Pada saat berbicara di depan forum, perwakilan aliansi Unhas Bersatu sempat membacakan salah satu ayat Al-Quran yang artinya “hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan menyesal atas perbuatanmu itu”. Setelah membacakan pernyataan sikap, sekitar 30 mahasiswa meninggalkan ruangan atau melakukan aksi walk out dari forum.

Aksi walk out tersebut ditanggapi secara reaksioner oleh pihak birokrasi Unhas. Pembicara pada sosialisasi tersebut mengatakan bahwa para mahasiswa yang walk out justru tidak paham mengenai sosialisasi. Belum lagi para petinggi-petinggi birokrasi Unhas yang duduk berjejer di kursi depan merasa tersinggung dengan pernyataan perwakilan Unhas Bersatu yang dikutip dari Al-Quran. Wakil rektor 3 yang hadir pada sosialisasi tersebut mengatakan akan menindaklanjuti hal tersebut.

Setelah pemaparan oleh mantan wakil rektor 3 unhas Ir.Nasaruddin Salam, salah seorang peserta forum mengajukan pernyataan mengenai ketidaktepatan waktu sosialisasi. Sama halnya dengan pernyataan sikap aliansi Unhas Bersatu, ia menyatakan bahwa sosialisasi yang dilakukan tidak tepat karena mahasiswa sedang libur. Ia pun menyayangkan perkataan yang tidak patut dari salah seorang birokrasi Unhas yang menyatakan bahwa orang-orang yang tidak setuju dengan PTN-BH adalah orang-orang yang terperangkap oleh ketidaktahuan atau kebodohannya mengenai PTN-BH. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak patut dalam forum intelektual seperti sosialisasi yang sedang berlangsung.

Sosialisasi yang dilaksanakan ini, diakhiri dengan buka puasa bersama yang sebelumnya diisi dengan pembacaan ayat suci al-Quran dan ceramah singkat dari mahasiswa kebanggan Unhas.

Dengan aksi walk out dan reaksi birokrasi Unhas terhadap aksi tersebut, sekali lagi pihak birokrasi kembali menunjukkan sikap reaksionernya. Apa yang patut dibanggakan dari penyelenggaraan pendidikan yang terlalu reaksioner terhadap kritikan? Selamat kepada Unhas yang telah berstatus PTN-BH, selamat menyelenggarakan pendidikan yang tidak pro-mahasiswa..[de/nh]

Iklan
%d blogger menyukai ini: